Minggu, 01 November 2009

ALLAH, AKU, DAN CERMIN DIRIKU


Hanya aku dan Allah
disamping selainku yang bukan Allah
mereka semua adalah cermin diriku untuk menyaksikan Kesempurnaan Allah
orang tuaku, guruku, para pendahuluku
anak-isteri dan keluargaku
sahabat-sahabatku
orang-orang, makhluk selainku
rumah, uang, harta yang Diatitipkan kepadaku
merupakan sekeping cermin yang menampakkan keadaan diriku
yang nampak di cermin sesungguhnya keadaan diriku

mengapa guruku tampak tak kupahami?
itu karena diriku yang belum bisa menjadi murid seperti yang beliau kehendaki
mengapa orang tuaku tampak tak dapat memahamiku?
itu karena daku belum bisa berbakti dengan benar kepadanya
mengapa anak-istriku tampak membebaniku?
itu karena kewajibanku sebagai pemimpin mereka belum mampu kutunaikan
mengapa sahabatku tampak menjauhi dan meremehkanku?
itu karena daku belum bisa menjadi orang yang bermanfaat buat mereka
mengapa harta, pekerjaan dan persoalan keuangan selalu tampak mencemaskanku?
itu karena qalbuku masih buta dan belum mampu menyaksikan Pengatur mereka semua

Oo.. sungguh hanya aku dan Allah…
jika semua yang kusaksikan tampak selalu salah
pasti sesungguhnya dirikulah penyebab tunggalnya !!
bukan mereka…
bukan bayangankulah penyebabnya…
sebab mereka hanyalah utusan-Nya bagiku

Jika Dia menganugrahkan bayangan indah pada cerminku
Dia dan Keindahan-Nya ‘kan menyelimuti diriku dan bayanganku

sesungguhnya tak ada sesuatupun selain Dia
semuanya hanyalah bayangan-Nya
Aku, dan cerminku hanyalah bayangan-Nya

Oleh : Wawan TBH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar